Reditum

Pars Quarta Decima · Liber XIV

America

Tres Regiones — Borealis · Meso · Australis

Tiga wilayah benua Amerika punya kosmologi-demonologi yang sangat berbeda satu sama lain, tetapi semua berbagi karakteristik trauma kolonial: dokumentasi tertulis mereka sebagian besar dibuat oleh penaklukan-Spanyol (Mesoamerika), Jesuit-Prancis (Amerika Utara), atau ekspedisi Inggris-Amerika (Andes). Mesoamerika punya katalog paling tertulis (Codex Borgia, Popol Vuh) karena Aztek dan Maya memiliki sistem-tulis sebelum kontak. Amerika Utara sebagian besar tradisi-oral. Andes kombinasi quipu (sistem-simpul Inka) dan tradisi-oral pasca-kolonial. Lima belas entitas berikut adalah yang paling terdokumentasi.

IIIWilayah
XVEntitas
VIRumpun-bahasa
Descende

Amerika Utara

Tradisi-tradisi pribumi Amerika Utara (Algonquin, Navajo, Anishinaabe, Lakota, dll) sebagian besar adalah oral. Dokumentasi tertulis paling tua mulai abad XVII dari Jesuit Prancis di Kanada Timur. Lima entitas berikut sudah cukup terdokumentasi untuk menjadi kategori-akademis — banyak nama-roh lain dalam ratusan bahasa pribumi masih belum dikatalog.

Mictlantecuhtli — life-size clay image
Mictlantecuhtli — patung tanah-liat seukuran-hidup, Aztek

§ Pars II — Mesoamerica

Mictlantecuhtli

Tuan Mictlán — Raja Dunia-Bawah Aztek, Sembilan-Lapis-Kebawahan

"Mictlāntēcutli — in chīcuanāuhtetl mictlān" — "Mictlantecuhtli — di sembilan lapis Mictlan" (Nāhuatl).
Etimologi
Nāhuatl: Mictlāntēcutli = "Tuan Tempat-Mati". Akar miqui ("mati") + -tlān (lokatif) + tēcutli ("tuan"). Pasangannya: Mictēcacihuātl, "Ratu Tempat-Mati".
Wujud
Kerangka berdiri atau setengah-kerangka dengan kulit yang tampak. Mata melotot dengan mata-bintang. Lidah panjang menjulur. Mengenakan kalung mata-manusia dan tulang-tengkorak. Dalam beberapa codex, rambutnya dibuat dari kupu-kupu (yang dalam Aztek = roh mati).
Domain
Memerintah Mictlán — dunia bawah yang terdiri dari sembilan lapis (Chicunauhmictlan). Jiwa harus melalui sembilan ujian selama 4 tahun — termasuk menyeberangi sungai dengan anjing-pemandu Xolotl, melalui gunung-yang-berbenturan, padang panah-obsidian. Tidak ada "neraka" dalam arti Abrahamic — Mictlán adalah tujuan-natural bagi semua yang mati selain mati-dalam-pertempuran atau mati-melahirkan.
Pengorbanan
Sebagai pasangan kosmik Quetzalcoatl (Tuan Cahaya), Mictlantecuhtli menerima pengorbanan tulang-tulang manusia dari Quetzalcoatl yang turun ke Mictlán untuk membawa material penciptaan-ulang manusia setelah banjir kosmik. Dalam mitologi Aztek, manusia terbuat dari tulang yang dicuri dari Mictlán.

Mictlantecuhtli adalah salah satu sosok demonologi yang paling filosofis — bukan iblis-yang-jahat, melainkan setengah-kosmik dari kehidupan-kematian. Aztek tidak memiliki konsep "iblis" yang setara dengan tradisi Abrahamic; mereka melihat kematian sebagai kontinuasi-yang-disakralkan, bukan hukuman. Mictlantecuhtli mengelola dunia-bawah dengan logika administrasi yang ketat — bukan menyiksa, melainkan mendokumentasikan dan menyimpan jiwa-jiwa. Mictlan bukan tempat penyiksaan — ia adalah arsip kosmik, tempat semua yang pernah hidup pada akhirnya sampai. Citra di sebelah adalah patung tanah-liat seukuran-hidup dari era pasca-klasik Aztek (sekarang di Museum Templo Mayor, Meksiko) — figur kerangka dengan ekspresi yang menyeramkan tetapi tidak murka. Dia hanya menatap. Sebagai pengarsip-akhir, ia tidak perlu kemarahan; semua manusia akan datang kepadanya pada waktunya. Dalam pikiran Aztek, ini bukan ancaman melainkan kepastian-yang-menenangkan: setiap yang lahir akan mencapai Mictlán. Tidak ada yang tersesat.

Lima Mesoamerika Lainnya

Andes / Amerika Selatan

Tradisi Andes (Quechua, Aymara) dan Amazonia memiliki kompleksitas unik: pengaruh Katolik-Spanyol berlapis di atas kosmologi pra-Inka. Banyak iblis modern adalah fusi — Supay misalnya: aslinya roh-bumi Inka yang netral, lalu dipakai missionaris Katolik untuk menerjemahkan "Setan", lalu kembali ke folklore sebagai sosok ambivalen.

Myths of Mexico and Peru, 1913
Mitologi Meksiko & Peru — Lewis Spence, 1913

Sumber primer: Popol Vuh (K'iche' Maya, ditulis ~1550 dari tradisi pra-Columbian); Codex Borgia (Aztek pra-Columbian); Codex Bodleian Selden A.1; Garcilaso de la Vega, Comentarios Reales de los Incas (1609). Modern: Basil Johnston, Ojibway Heritage (1976); Mary Weismantel, Cholas and Pishtacos (Univ. of Chicago, 2001); Karl Taube, The Major Gods of Ancient Yucatan (1992); Inga Clendinnen, Aztecs: An Interpretation (Cambridge, 1991); Lewis Spence, Myths of Mexico and Peru (1913) — sumber visual era kolonial.