§ Pars III — Gregorēs et Nephilim
Watchers — Malaikat Jatuh Kitab Henokh
Kitab Henokh I (1 Enoch), khususnya bab 1-36 yang dikenal sebagai Book of the Watchers, adalah pseudoepigrafa Yahudi yang ditulis sekitar abad ke-3 hingga ke-2 SM. Ditemukan dalam jumlah signifikan di antara Naskah Laut Mati di Qumran, ditolak dari kanon Kristen Barat tapi dipelihara hingga hari ini di Gereja Ortodoks Etiopia. Kisahnya: dua-ratus Pengawas (Gregorēs) turun dari langit ke Gunung Hermon, mengambil sumpah bersama, dan mengambil perempuan manusia sebagai istri. Anak-anak mereka adalah para Nephilim — raksasa yang mengakibatkan kerusakan bumi sehingga Allah mengirim Air Bah.
Setiap pemimpin menurunkan satu ranah pengetahuan terlarang kepada manusia — inilah inti pelanggaran mereka, lebih dari sekadar hubungan dengan perempuan: pengajaran ilmu yang seharusnya tetap tersembunyi.
ISamyazaPemimpin sumpah, kepala dua-ratus
IIAzazelSenjata, perang, kosmetik wanita
IIIArmarosPembatalan mantra penyembuhan
IVBaraqelAstrologi, ilmu petir
VKokabielKonstelasi bintang
VIPenemueTulisan, tinta, kertas
VIIShamsielTanda-tanda matahari
VIIISarielPeredaran bulan
IXEzeqeelPengetahuan awan
XRamielPenglihatan, visi profetik
XIAsaelLogam, perhiasan, ornamen
XIIYomyael(domain tidak tercatat)
XIIIRaguelPembalasan dunia, balas-dendam
XIVDanielHakim atas para malaikat
XVBatarielLembah-lembah
XVIBezalielBayangan kematian
XVIIAnanel(domain tidak tercatat)
XVIIIZaqiel(domain tidak tercatat)
XIXSatarel(domain tidak tercatat)
XXTurel(domain tidak tercatat)
Hukuman para Watcher menempati posisi penting dalam Henokh: mereka diikat di kedalaman bumi oleh malaikat Rafael (untuk Azazel), Mikael, Gabriel, dan Uriel — para malaikat tinggi yang setia. Mereka akan dibiarkan dalam keadaan terikat hingga "Hari Penghakiman Besar". Bumi disucikan oleh Air Bah; Nephilim mati dalam perang saling bunuh sebelum banjir, dan roh mereka — menurut Henokh 15:8-9 — menjadi cikal-bakal "iblis-iblis duniawi" yang tetap mengganggu manusia hingga akhir zaman.